UBpreneur

Activities

Alumni Sharing Session

STARTUP AND DEVELOPMENT EXPERIENCE OF WONG AKBAR

 

UBPreneur selalu giat dalam menggagas kegiatan yang akan meningkatkan motivasi mahasiswa Universitas Bakrie untuk terjun dalam dunia bisnis yang sebenarnya. Kali ini acara sharing session mengundang narasumber dari alumni Universitas Bakrie yang sudah berhasil mencapai impiannya menjadi seorang entrepreneur sukses.

UBPreneur mengundang Bachtiar Riski Akbar, alumni mahasiswa Universitas Bakrie dari Program Studi Manajemen 2007. Akbar sendiri sudah sukses mendirikan dua Perusahaan Terbuka miliknya, yang memiliki kurang lebih 7 buah anak perusahaan yang bergerak di bidang jasa.


 

 Akbar sendiri memulai usahanya dari nol, dengan menawarkan paket foto dan video untuk acara perkawinan, yang kemudian menjadi besar seperti sekarang ini, dengan bendera Wong Akbar Photography dan telah memiliki kantor yang berlokasi di tengah kota Jakarta.

 Akbar berbagi pengalaman mengenai pembangunan dan pengembangan usahanya, setelah mengalami pasang surut sehingga bisa berhasil seperti sekarang, tidak terlepas dari ilmu yang didapat semasa berkuliah di Universitas Bakrie, termasuk didalamnya bagaimana cara membuat business plan yang baik.

Akbar memaparkan ada beberapa faktor yang harus dipikirkan ketika memulai membangun usaha, yaitu diantaranya adalah penentuan lokasi tempat usaha, melakukan promosi yang massive, memanfaatkan social media baik melalui facebook maupun twitter dan memperlakukan karyawan sebagai asset perusahaan, menjalin networking yang luas, mempersiapkan mental dengan baik, memiliki rencana usaha yang baik, memikirkan struktur organisasi yang sehat, memikirkan dengan baik urusan modal dan keuangan.


Akbar juga mengingatkan teman-teman calon entrepreneur di Universitas Bakrie untuk terus memelihara mimpi mereka dan jangan takut mengejarnya, terkadang kita terjatuh tetapi dengan mental yang kuat dan keinginan tulus untuk membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain maka itu semua akan dapat dilalui dengan baik, selain itu memadukan ilmu yang didapat di bangku kuliah dengan insting sebagai seorang wirausahawan mutlak dimiliki oleh seorang calon entrepreneur.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sosialisasi Program Penghargaan Wirausaha Muda Mandiri 2013 dan Mandiri Young Technopreneur 2013 By : Gizsya

Jakarta, 23/ 09. Untuk tahun kedua, Bank Mandiri kembali menyelenggarakan Mandiri Young Technopreneur.

Sosialisasi lomba inovasi dan realisasi bisnis ini dibuka pada pukul 09.30. Sosialisasi ini dihadiri oleh mahasiwa/i universitas negeri dan swasta di Jabodetabek dengan tujuan mengajak para muda intelek untuk mampu menciptakan lapangan kerja baru.

"Suatu negara akan sejahtera jika 2 persen penduduknya adalah pengusaha." Jelas Bapak Nelson Napitulu selaku Group Head Corporate Secretary saat membuka acara.

Read more...

Workshop Finance for Start Up (Bpk. Tri Pujadi - Dosen Akutansi Univ. Bakrie) By : Andi Georgina Sandra Putri, Monica Agustina, Triandi Sunarya

Dalam merancang sebuah bisnis, perlu adanya sebuah rancangan bisnis yang matang. salah satu yang perlu diperhatikan dalam merancang sebuah bisnis adalah feasibility. feasibility adalah memandang apakah suatu hal itu layak untuk dijalankan kedepannya atau melihat prospek suatu hal itubagus atau tidaknya. feasibility suatu bisnis dapat diproyeksikan dengan menggunakan suatu alat pengambil keputusan yang di kenal sebagai capital budgeting. adapun aspek-aspek dalam memulai sebuah bisnis adalah : legal, marketing, operasional, manajemen dan organisasi, finasial, dan AMDAL (Analisa Mengenai Dampak Lingkungan) baik sosial maupun lingkungan. dalam workshop ini, aspek yang dibahas adalah aspek finasial. secara aspek finasial, capital budgeting merupakan alat untuk mengevaluasi kelayakan proyek secara finansial, dan juga keputusan investasi untuk jangka panjang. capital budgeting membantu seorang pengambil keputusan mampu melihat prospek bisnis yang ia rencanakan atau bisnis yang sedang ia jalankan.

Read more...

Seminar 'Technopreneurship' pada HAKTEKNAS dengan Sandiaga S. Uno

Acara dimulai dengan adanya pembukaan resmi oleh Menteri Riset dan Teknologi di Kabinet Indonesia Bersatu II, Gusti Muhammad Hatta tentang kegiatan yang akan dilakukan pada hari tersebut, yaitu :

·         Seminar Nasional Teknologi Roket

·         Seminar Nasional Teknologi Satelit

·         Lokakarya Pesawat Udara Nir Awak

·         Seminar Technopreneurship

·         Lokakarya Industrialisasi Mobil Listrik

·         Lokakarya Penanggulangan Banjir di Jakarta dengan Teknologi Buatan

Hari Kebangkitan Teknologi Nasional diperingati setiap tanggal 10 Agustus untuk memperingati perkembangan teknologi yang diawali saat penerbangan perdana pesawat N250 pada 10 Agustus 1995 bertepatan dengan peringatan 50 tahun kemerdekaan Indonesia.

 

SEMINAR

Seminar Technopreneurship ini terdiri dari 3 sesi, yaitu presentasi dari Sandiaga S. Uno, Diyanto Imam, dan Kristanto S.

 

Read more...