UBpreneur

Tak Ingin Usaha Ketinggalan Zaman? Berinovasilah Seperti Lego

User Rating:  / 1
PoorBest 

Seorang business leader haruslah memiliki kemampuan untuk meneropong masa depan, sehingga mereka siap menghadapi perubahan zaman. Pasalnya, setiap perubahan zaman akan membawa perubahan tren.

Sebetulnya, banyak brand yang tetap eksis ataupun semakin meroket saat perubahan zaman terjadi. Namun tidak sedikit pula yang rontok karena tidak siap menghadapi perubahan tersebut.

Dalam artikel ini, saya ingin membahas mengenai sebuah brand yang tetap exist dan mungkin semakin berkibar walaupun telah berada puluhan tahun di pasar. Dengan bahasan ini, saya berharap pelaku UMKM termotivasi untuk terus berinovasi sesuai perkembangan zaman.

Secara kebetulan brand yang saya jadikan contoh ini adalah salah satu mainan yang lumayan sering saya mainkan ketika saya kecil. Brand itu adalah LEGO. Saya dibelikan LEGO saat saya berumur 5 tahunan, saat itu adalah di pertengahan tahun 70an. Cukup lama bukan?

LEGO adalah brand mainan yang berasal dari Denmark, sebuah Negara di Utara Eropa yang juga menjadi negeri dari sang pendongeng Hans Christian Andersen. Lego sendiri merupakan singkatan badari ”LEG GODT”, sebuah kata berbahasa Denmark berarti sebagai “bermain dengan baik”. LEGO didirikan oleh oleh Kirk Kristiansen, pada 86 tahun silam. Perusahaan ini kini dikelola oleh keturunan sang pendiri.

Bila pada awalnya LEGO merupakan mainan balok balokan yang dibuat dari kayu, Di akhir era 1950an, LEGO bahkan bertransformasi secara jenius menjadi mainan balok plastik yang dapat dicopot pasang bahkan dapat dibuat berbagai bentuk yang tidak terhingga.

Lompatan dari Kayu menjadi plastic brick ini seolah menjadi quantum leap bagi LEGO. Aneka kreasi dilakukan, mulai dari LEGO untuk anak anak Balita, hingga LEGO yang dapat terhubung dengan perangkan mekanik yang dapat digerakkan. Jutaan butir Lego dapat saling dihubungkan.

LEGO menginspirasi konsumennya untuk menjadi “creator” sehingga bisa membuat aneka kreatifitas, mulai dari bentuk mobil, pesawat higga gedung pencakar langit yang menjadi icon berbagai kota didunia.

Nah Apa yang terjadi dengan LEGO di era anak anak saya? Terpurukkah mereka ? Jawabannya tentu tidak, sekali lagi Inovasi membuat mereka makin besar. Coba kita lihat, bahkan kini mereka juga mengembangkan suatu taman bermain yang diberi nama LEGOLAND yang seolah mengaktualisasikan brick plastic itu dalam bentuk bentuk yang actual. Bahkan taman bermain itu juga telah berdiri di Malaysia.

Selain itu, LEGO juga mengembangkan seri mainan dengan thema thema karakter atau profesi tertentu yang juga ratusan atau bahkan ribuan jumlahnya. Dengan cerdik mereka juga meluncurkan series yang berkaitan dengan film film yang ngehitz. Bisa dibayangkan kan bertapa banyak varian yang mereka miliki saat ini. Inovasi tidak berhenti disana, mereka juga mengembangkan cartoon series dan juga film layar lebar.Bahkan games juga mereka sentuh, entah itu games Playstation hingga di games di HP android.

Nah kalau brand anda tidak ingin punah berinovasilah. Pantau selalu perilaku dan trend yang ada dan miliki selalu visi yang jauh kedepan, jadi bukan hanya memikirkan rencana untuk satu atau dua tahun kedepan, tetapi lima hingga 10 tahun ke depan.

Penulis: Coach Juli Nugroho

 Narasumber : UKMPintar