UBpreneur

TIPS MEMBUAT ANGGARAN BIAYA BAGI PEBISNIS

User Rating:  / 0
PoorBest 

 Membangun sebuah bisnis yang sukses dalam hal financial tentu saja menjadi harapan bagi semua orang. Bisnis kecil dapat dijalankan oleh para pelaku bisnis yang hanya memiliki modal terbatas saja. Seringkali bisnis kecil yang awalnya kecil menjadi bisnis yang sangat besar. Namun, tidak jarang juga bisnis kecil menjadi terpuruk karena beban operasional yang harus mereka tanggung membengkak.

 

Dalam menjalankan bisnis kecil, para pelaku bisnis harus memperhatikan berapa banyak biaya yang dikeluarkan. Tugas Anda sebagai pebisnis adalah mengecek semua biaya pengeluaran dan meminimalisirnya agar biaya tidak membengkak. Agar bisnis yang Anda jalankan bisa terus berjalan dan berkembang, berikut ini adalah beberapa tips bisnis untuk membuat anggaran biaya pebisnis.

Periksa Standar Industri

Pebisnis perlu benar-benar mempelajari standar industri yang dijalankan sehingga bisa menghitung berapa persen pendapatan yang bisa dialokasikan sebagai investasi atau tabungan. Investasi, karena bisnis kecil mempunyai pesaing yang sangat beragam sehingga harus terus berkembang dan melakukan inovasi. Tabungan, karena bisnis kecil sangat rentan terhadap kemerosotan industri.

Para pelaku bisnis juga dapat memeriksa standar industri, misalnya saja dengan membaca informasi-informasi diperpustakaan lokal mengenai industri Anda, survey langsung ke masyarakat atau bisa juga melakukan pembicaraan dengan pemilik bisnis lokal lainnya.

Membuat Spreadsheet

Catat setiap poin pendapatan dan pengeluaran bisnis Anda ke dalam sebuah spreadsheet dengan menggunakan Microsoft Excel. Hasilnya pelaku bisnis bisa memperkirakan apakah total rupiah dari pendapatan bisa dialokasikan terhadap bahan baku dan juga biaya-biaya lainnya. Dengan begitu, Anda bisa mencari tahu berapa budget yang dapat Anda sediakan ketika sedang mencari pendapatan. Begitu juga dengan item seperti pajak, sewa, asuransi dan lain sebagainya.

Memiliki Angka Toleransi

Meskipun Anda telah menghitung tingkat pertumbuhan pendapatan bisnis yang Anda jalankan, atau menentukan biaya-biaya pengeluaran, namun tetap saja Anda tidak bisa mengendalikannya. Ada kemungkinan beberapa hal akan meleset dari perkiraan Anda. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk menyiapkan angka toleransi serta memastikan apakah angka tersebut lebih dari cukup untuk bisa membuat bisnis Anda tetap bertahan ketika dihantam oleh biaya-biaya tidak terduga.

Tinjau Bisnis Anda Secara Berkala

Ketika beberapa perusahaan menyusun anggaran tahunan secara berkala, para pemilik bisnis kecil justru harus melakukan lebih sering dari perusahaan besar. Misalnya saja dalam jangka waktu satu atau dua bulan. Mengapa demikian? Karena, bisnis kecillebih cenderung tidak stabil. Beberapa biaya tidak terduga bisa muncul kapan saja dan dapat merusak arus kas Anda.

Sadar Diskon

Anda bisa memulai untuk membanding-bandingkan harga untuk mencari sebuah kemungkinan pemasok yang lebih murah. Hal tersebut bisa dilakukan decara berkala, bukan hanya saat memulai akan tetapi pada saat mengatur anggaran tahunan, bulanan maupun dalam periode rutin. Manuver yang sederhana, namun bijaksana tersebut tentu saja akan memberikan Anda ruang untuk bernapas lega.

Dalam menjalankan bisnis kecil, penting bagi Anda untuk memikirkan pengeluaran dan pemasukan secara matang. Jangan sampai biaya pengeluaran justru untuk hal-hal yang tidak terlalu penting bagi bisnis Anda. Tekanlah biaya operasional bisnis sebisa mungkin. Semoga bermanfaat dan salam sukses!

Sumber: http://cerasis.com/wp-content/uploads/2014/02/transportation-expenses-cost-of-doing-business.jpg